Minggu, 12 Februari 2012

Cara Minum Teh Yang Baik dan Benar




Selama minum teh dalam batas wajar dan mengikuti pedoman yang ada, maka minum teh akan menyehatkan dan menyegarkan. Agar mendapatkan manfaat dari hobbi anda meminum teh, maka terdapat beberapa hal yang perlu anda perhatikan, antara lain : 
  1. Minum teh dalam satu hari maksimal 5 cangkir teh, dengan ukuran cangkir adalah 200 ml. 
  2. Sebaiknya anda minum teh paling tidak 1-2 jam sebelum dan sesudah makan makanan utama, karena beberapa zat gizi dapat dihambat penyerapannya oleh zat aktif dari teh 
  3. Jika anda menggunnakan teh celup, sebaiknya jangan terlalu lama di rendam dalam air panas, paling tidak hanya sekitar 2-3 menit, karena diduga kantong dari teh celup mengandung clorine yang akan melebur saat proses penyeduhan teh. 
  4. Teh sebaiknya dinikmati dalam kondisi hangat (65 derajat celsius) supaya segala kebaikan teh tidak rusak dikarenakan over heating bukan dalam kondisi panas (di atas 70 derajat celsius), karena diduga dapat meningkatkan risiko kanker tenggorokan 
  5. Teh sebaiknya dinikmati selagi hangat, jangan minum teh yang sudah lama dibiarkan dingin dalam suhu ruang karena faktor higienis. 
  6. Jika anda memiliki riwayat penyakit jantung, sebaiknya hindari atau batasi konsumsi teh, karena kandungan kafeinnya yang cukup tinggi. 
  7. Hindari atau kurangi konsumsi teh kemasan siap minum, karena diduga kandungan tehnya sangat sedikit dan lebih banyak menggunakan perisai dan pewarna serta bahan pengawet lainnya 
  8. Untuk mengoptimalkan manfaat dari minum teh, sebaiknya teh diminum tanpa pemanis, alias tawar. 
  9. Teh susu atau teh campur susu dipercaya dapat mengurangi zat stimulan pada teh. Sedangkan teh lemon (lemon tea) dapat membantu melindungi sistem pencernaan serta dapat mencegah kerang pada dinding usus.
Patut Dihindari Saat Minum Teh 

Ada pula yang harus Anda perhatikan saat anda minum teh agar zat yang berguna dalam tubuh tidak hilang, antara lain: 
  1. Jangan minum teh saat atau sesudah makan kerena zat yang terkandung dalam makanan dapat dinetralisir oleh zat stimulan teh. 
  2. Jangan minum teh saat perut kosong terutama teh fermentasi sebab dapat meningkatkan produksi asam lambung sehingga membuat perut Anda sakit. Jadi, usahakan isi dahulu perut Anda dengan makanan atau buah-buahan sebelum meminumnya. 
  3. Hindari minum teh dicampur dengan gula karena menyebabkan zat-zat berkasiat yang dikandungnya menjadi berkurang. 
  4. Jangan minum teh yang sudah semalaman karena sudah banyak zatnya yang teroksidasi dan basi sehingga berdampak tidak baik untuk tubuh. 
  5. Hindari minum teh saat hamil dan menyusui. Karena kafein dan zat stimulan pada teh bisa merangsang kontraksi rahim. Selain itu untuk ibu menyusui akan mengganggu produksi kelenjar penghasil susu ibu atau ASI. 
  6. Sebaiknya jangan menggabungkan sayuran yang banyak mengandung mineral dengan meminum teh. 
  7. Menambahkan lemon dalam cangkir teh, karena memberikan astringent effect atau pelindung bagi pencernaan kita, berkat asam sitrat yang terkandung dalam lemon akan mencegah timbulnya kerak didinding usus. 
  8. Teh yang berasal dari tumbuh-tumbuhan seperti camomile, peppermint, lemon blossom tidak mengandung kafein sama sekali. Teh ini dapat dipilih untuk dikonsumsi sehari-hari.

3 komentar:

  1. Terima kasih informasinya. mantap

    Boleh kah saya meminta daftar referensinya / ulasan dari pakarnya secara ilmiah beserta hasil penelitiannya ?
    fajr.online@gmail.com

    BalasHapus